![]() |
| Ketua DPC PDIP Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoada (Foto : NP/EB) |
Ende - Nusapagi.com || Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoada, secara resmi menyatakan bahwa dirinya telah dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ende untuk periode 2025–2030. Keputusan tersebut sekaligus menandai langkah politik baru Yosef setelah lebih dari dua dekade berkarier di Partai Demokrat.
Hal itu dikatakan Yosef usai kegiatan konfercab PDIP se Flores Lembata di Graha Ristela, Jl Eltari Ende, Sabtu(29/11/2025)
“Saya hari ini secara resmi telah dipercayakan menjadi Ketua DPC PDIP Kabupaten Ende periode 2025–2030. Ini adalah kepercayaan yang saya emban, dan saya harus sukseskan apa yang menjadi visi-misi PDIP ke depan,” tegas Yosef.
Menanggapi isu yang menyebut PDIP membajak kader Partai Demokrat, Yosef membantah tegas. Ia menjelaskan bahwa proses perpindahan dirinya dilakukan secara resmi dan sesuai etika politik.
“Itu tidak benar. Per 10 Oktober 2025 saya sudah membuat surat pengunduran diri ke DPP Partai Demokrat dengan tembusan ke DPD Demokrat Provinsi NTT. Saya anggota DPP, jadi surat saya langsung ke pusat sebagai bentuk niat baik dan etika, karena lebih dari 20 tahun saya berada di Partai Demokrat,” jelasnya.
Ia menambahkan, bila ada informasi berbeda, kemungkinan karena dokumen belum diterima oleh pihak Demokrat di daerah.
Yosef mengungkapkan, keputusan bergabung ke PDIP tidak terlepas dari nilai historis Kota Ende sebagai “rahim Pancasila” dan tempat Bung Karno menempa gagasan kebangsaan.
“Saya tinggal di Ende, di bumi rahimnya Pancasila. Di sini nilai-nilai Bung Karno sangat kental. Saya merasa berkewajiban membesarkan PDIP demi kelestarian keberagaman sekaligus membangun Ende menjadi lebih baik,” ujarnya.
Saat ditanya kesan menggunakan baju merah khas PDIP, Yosef menjawab dengan penuh makna.
“Baju merah itu seperti darah kita. Ini bagian penting dalam perjalanan politik saya yang harus saya jaga selama masa jabatan lima tahun sesuai amanah DPP PDIP. Menjadi Bupati sekaligus Ketua DPC PDIP Ende adalah hal luar biasa dan menggairahkan,” katanya.
Yosef menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai ideologi partai, terutama memberantas kemiskinan dan ketidakadilan di Kabupaten Ende, sejalan dengan visi perjuangan Bung Karno.
Sebagai langkah awal memimpin DPC PDIP Ende, Yosef menekankan pentingnya konsolidasi internal serta pemantapan struktur organisasi.
“Struktur kepengurusan merupakan perpaduan kader lama dan baru. Setengahnya adalah pengurus lama, setengahnya lagi dari unsur baru.”
Sementara itu Ketua DPP Bidang Pengorganisasian dan Keanggotaan, Andreas Hugo Parera, menegaskan bahwa Yosef membawa tanggung jawab besar mengingat sejarah penting Kota Ende bagi PDIP.
“Pesan utama kami adalah menjalankan amanat partai sesuai misi perjuangan, karena warisan nilai-nilai Bung Karno berawal dari Ende. Kita harus menjaga Ende, terutama nilai kejuangan Bung Karno, kebhinekaan, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat marginal,” tegas Andreas.
Ia juga memastikan bahwa status Ketua DPRD Ende tidak berubah. Yang mengalami perubahan hanyalah jabatan mantan Ketua DPC sebelumnya, yang kini ditugaskan sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD PDIP Provinsi NTT.***(NP/Efrid Bata)


Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.