![]() |
| Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda saat Peresmian Puskesmas Embuzozo Nangapanda (Foto : istimewa) |
Ende - Nusapagi.com || Peresmian Puskesmas Embuzozo di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya menjadi momentum penguatan layanan kesehatan dasar, tetapi juga membuka perhatian serius pemerintah terhadap kondisi infrastruktur jalan menuju wilayah tersebut.
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, menegaskan pemerintah daerah akan segera melengkapi tenaga kesehatan (nakes), dokter, hingga kepala puskesmas agar pelayanan di fasilitas kesehatan baru itu dapat berjalan optimal.
Hal itu disampaikan Bupati Yosef saat meresmikan Puskesmas Embuzozo, Senin (18/5/2026), yang ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, serta penyerahan satu unit ambulans.
“Selain gedung puskesmas yang dibangun baru, pemkab juga akan segera menyiapkan tenaga dokter, nakes dan kepala puskesmasnya untuk segera dipenuhi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yosef mengaku prihatin dengan kondisi akses jalan menuju Desa Embuzozo yang dinilai masih rusak dan menyulitkan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD Ende akan mengalokasikan anggaran peningkatan jalan pada sidang Perubahan Anggaran Juli 2026.
“Tadi saya lewat dan memang akses jalan menuju ke desa ini cukup parah, jadi bersama DPRD Ende pada sidang perubahan anggaran kita alokasikan untuk peningkatan jalannya,” katanya.
Ia menilai pembangunan fasilitas kesehatan harus dibarengi dengan dukungan infrastruktur memadai agar masyarakat lebih mudah menjangkau layanan kesehatan.
Kehadiran Puskesmas Embuzozo, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen pemerintah mendekatkan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah pelosok.
Warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat, kini diharapkan dapat memperoleh pelayanan medis lebih cepat dan terjangkau.
Selain Embuzozo, Pemkab Ende juga berencana membangun fasilitas kesehatan di wilayah Watumite yang berbatasan dengan Kabupaten Nagekeo. Namun, pembangunan itu bergantung pada kesiapan lahan dari masyarakat setempat.
“Jika warga menyiapkan lahannya maka saya akan bangun puskesmasnya,” tegas Yosef.
Sementara itu, Kepala Desa Embuzozo, Agustinus Keagu, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di desanya.
Ia berharap keberadaan puskesmas baru tersebut dapat mempermudah akses pelayanan kesehatan sekaligus menekan biaya pengobatan warga.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Yosef Badeoda karena akses kesehatan menjadi lebih mudah dan kami berharap biaya pengobatan menjadi lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.***(NP/Efrid Bata)



Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.