![]() |
| Nando Watu Anggota DPRD Ende dari Fraksi PDIP sedang berbagi Pengalaman tentang Pariwisata kepada Mahasiswa NUS di Moni Ende Flores (Foto : istimewa) |
Ende - Nusapagi.com || Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ende, Nando Watu, berbagi pengalaman sekaligus memberikan materi mengenai pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism) kepada 29 mahasiswa National University of Singapore (NUS). Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 7 Moni, Kamis (2/7/2026).
Di hadapan mahasiswa NUS, para siswa SMK Negeri 7 Moni, guru, dan dosen pendamping, Nando menyampaikan materi dalam bahasa Inggris. Ia membagikan pengalaman autentiknya selama lebih dari 15 tahun berkecimpung di dunia pariwisata, khususnya dalam pengembangan destinasi berbasis masyarakat.
Dalam pemaparannya, Nando menekankan konsep Triple Bottom Line atau 3P, yaitu People, Planet, dan Profit, sebagai fondasi utama dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.
Menurutnya, People berarti manusia harus menjadi pusat sekaligus subjek utama dalam setiap proses pembangunan pariwisata. Pariwisata tidak hanya menghadirkan kunjungan wisatawan, tetapi juga menciptakan ruang interaksi, pertukaran pengetahuan, dan pengalaman antara wisatawan dengan masyarakat lokal. Karena itu, masyarakat harus menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton.
Sementara Planet mengandung makna bahwa seluruh aktivitas pariwisata harus berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan, budaya, dan nilai-nilai lokal. Pengembangan destinasi harus mampu menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam sebagai warisan yang perlu dilestarikan.
Adapun Profit menegaskan bahwa pariwisata harus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan tanpa mengorbankan aspek sosial dan lingkungan.
"Pariwisata yang baik adalah pariwisata yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat, menjaga kelestarian alam, dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan," ujar Nando.
![]() |
| Para Mahasiswa NUS lagi serius mendengarkan Pemaparan Materi. Pariwisata dari Nando Watu (Foto : istimewa) |
Selama sekitar 60 menit, Nando juga memaparkan potensi pariwisata Kabupaten Ende, mulai dari kekayaan budaya, keindahan alam, hingga kehidupan masyarakat yang menjadi daya tarik utama daerah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Ende memiliki tiga destinasi utama yang menjadi magnet wisata. Pertama, Kota Ende dan sekitarnya yang memiliki nilai sejarah sebagai tempat lahirnya gagasan Pancasila. Kedua, kawasan Taman Nasional Kelimutu beserta kampung-kampung adat di sekitarnya yang menawarkan kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat lokal. Ketiga, sektor pertanian dan peternakan yang menjadi penopang utama sekaligus bagian dari pengalaman wisata berbasis masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Nando juga mengajak para mahasiswa untuk melihat pariwisata bukan sekadar aktivitas rekreasi, tetapi sebagai sarana membangun kolaborasi, memperkuat identitas budaya, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sebagai informasi, sebanyak 29 mahasiswa National University of Singapore mengikuti program pembelajaran lapangan di Kabupaten Ende selama empat hari. Selama berada di Ende, mereka mengunjungi sejumlah destinasi wisata, mengikuti program live in bersama masyarakat, serta melakukan kegiatan belajar bersama siswa SMK Negeri 7 Moni dan warga setempat sebagai bagian dari pendalaman mengenai pariwisata berbasis masyarakat.***(NP/Efrid Bata)




Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.