Ende - Nusapagi.com || Dalam upaya memperkuat kaderisasi dan menanamkan nilai-nilai Pancasila, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Pendidikan Politik bagi Pengurus Anak Cabang (PAC) di Hotel Flores Mandiri, Selasa (28/4/2026).
Acara ini dihadiri oleh Ketua DPP Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Dr. Andreas Hugo Pareira; Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus H. Takandewa; Sekretaris DPD, Patrianus Lali Wolo; serta seluruh pengurus DPC, dan PAC PDI Perjuangan dari 21 kecamatan di Ende.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende sekaligus Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, SH., MH, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengurus DPP, DPD, dan PAC dalam forum ini.
Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar fisik, tetapi juga semangat dan komitmen untuk mendorong PAC menjadi garda terdepan partai di Ende.
“Hari ini, forum ini menjadi wadah konsolidasi untuk memantapkan visi, menyatukan langkah, dan semangat kita bekerja untuk partai dalam melayani rakyat. Tahun ini sangat penting bagi kita, di mana kita dituntut hadir di tengah masyarakat dan melahirkan solusi atas persoalan rakyat,” ujar Yosef.
Dalam kesempatan itu, Yosef juga menekankan pentingnya mengenal dan membina pengurus PAC, baik pengurus lama maupun baru. Ia menegaskan bahwa seluruh kader PDI Perjuangan harus tetap teguh pada nilai-nilai Pancasila dan berkomitmen memenangkan pileg dan pilkada mendatang.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, Yunus Takandewa, mengapresiasi kepemimpinan Yosef yang menanamkan nilai-nilai kepemimpinan Soekarno.
“Ende menjadi sangat spesial bagi PDI Perjuangan sebagai Kota Pancasila dan kota intelektual. Kita berharap muncul kader-kader potensial yang memahami ideologi Bung Karno dan mampu menyalurkan aspirasi rakyat,” ujar Yunus.
Ia menambahkan, karakter partai yang membumi dan pro-rakyat menjadi fondasi penting dalam kaderisasi dan program partai ke depan.
"Adapun empat indikator kinerja kepartaian yang menjadi fokus PDI Perjuangan adalah: elektoral, organisasi, komunikasi dan citra partai di publik, serta keuangan dan tata kelola", tandasnya.
Dr. Andreas Hugo Pareira, Ketua DPP Bidang Keanggotaan dan Organisasi menambahkan bahwa mengurus partai PDI Perjuangan sama prinsipnya dengan mengurus negara. Ia mengingatkan kader agar selalu menjaga warisan ideologi Soekarno di Ende, sebagai kota “Bumi Rahimnya Pancasila”.
Musancab dan pendidikan politik ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan DPP PDI Perjuangan di berbagai kabupaten di NTT, termasuk Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Sikka, Flores Timur, dan Lembata.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis partai untuk memperkuat loyalitas kader, memperkokoh soliditas internal, dan menyiapkan generasi pemimpin yang berpihak pada rakyat dan mengakar pada nilai-nilai Pancasila serta memastikan PDI Perjuangan tetap menjadi partai pilihan rakyat di Kabupaten Ende", imbuhnya***(NP/Efrid Bata)




Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.