![]() |
| Salah satu Mobil Hias Pawai Takbir di Ende (Foto : NP/EB) |
Ende - Nusapagi.com || Suasana malam takbiran di Kabupaten Ende, Jumat (20/03/2026), berlangsung semarak dan penuh sukacita. Sebanyak 41 mobil hias bernuansa Islami ambil bagian dalam Pawai Takbir yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) sebagai bagian dari perayaan menyambut Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Kegiatan tahunan yang selalu dinanti masyarakat ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus memperkuat nilai kebersamaan lintas elemen masyarakat di Kota Ende.
Ketua PHBI Kabupaten Ende, Lukman Pua Rangga, mengatakan pawai takbir bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat persatuan.
“Pawai takbir ini menjadi wadah kebersamaan umat Islam di Kabupaten Ende dalam menyambut Idulfitri dengan penuh suka cita. Ini juga menjadi ruang untuk memperkuat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Pawai dimulai dari Km 0 Jalan Soekarno sebagai titik start sekaligus finish, dengan rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama kota. Iring-iringan mobil hias bergerak melalui Jalan Soekarno, Jalan Kemakmuran, Jalan Gajah Mada, Jalan Teuku Umar, Belok Kanan Lorong Pandawa 2, Belok Kiri: Jalan Tengah Menuju Tanjung Puunaka atas sampai di Masjid Aeora, Belok Kanan: Jalan Ikan Paus, Jalan Nusantara, Jalan Pasar, Jalan Pabean, Jalan Katedral, Jalan A. Yani, Jalan Jalan Gatot Subroto, Simpang Patung Marilonga, Belok Kiri: Jalan Woloweku, Jalan Wirajaya, Belok Kiri: Eltari), Simpang Lima, Belok Kanan: Jalan Kelimutu, Simpang patung Kuda: Belok Kanan, Jalan Diponegoro, Jalan Nuamuri, Jalan Pahlawan, Jalan Perwira, Jalan Mahoni, Finish: Km 0 Jalan Soekarno
Ke-41 mobil hias tampil dengan beragam ornamen Islami yang kreatif dan menarik perhatian warga. Selain menjadi tontonan yang menghibur, para peserta juga bersaing memperebutkan Piala Bupati Ende sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi mereka.
![]() |
| Wakil Bupati Ende melepas Mobil Hias Pawai Takbir di jalan Soekarno Ende (Foto : NP/EB) |
Acara pawai Takbir ini dihadiri Wakil Bupati Ende, Penjabat Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere, menyampaikan pesan mendalam tentang makna Idulfitri sebagai perjalanan spiritual menuju kesucian hati.
“Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi perjalanan batin untuk kembali menjadi manusia yang lebih tulus, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama. Malam takbiran ini adalah ungkapan syukur kita kepada Allah SWT atas kekuatan menjalani bulan Ramadan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum ini sebagai penguat persaudaraan dan kerukunan di Kabupaten Ende.
“Melalui pawai ini, kita tunjukkan bahwa Ende adalah rumah bersama yang damai, rukun, dan saling menghargai. Kebersamaan ini harus terus kita jaga, bukan hanya malam ini, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Secara resmi, Wakil Bupati melepas rombongan pawai dengan harapan kegiatan berlangsung aman, lancar, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.
PHBI Kabupaten Ende berharap Pawai Takbir ini tidak hanya menjadi hiburan religius, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan, serta mempererat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Ende.***(NP/Efrid Bata)



Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.