![]() |
| Wakapolres Ende, Kompol Ahmad, S.H., sedang memeriksa kesiapan pasukan (Foto : Humas Polres Ende) |
Ende - Nusapagi.com || Dalam rangka menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Ende resmi memulai Operasi Keselamatan Turangga 2026. Kegiatan ini diawali dengan Upacara Gelar Pasukan yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Ende, Senin (2/2/2026) pukul 08.00 Wita.
Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Ende, Kompol Ahmad, S.H., yang bertindak sebagai Inspektur Apel mewakili Kapolres Ende. Dalam amanatnya, Kompol Ahmad menegaskan bahwa modernisasi transportasi di era digital menuntut Polri untuk terus berinovasi melalui program PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) guna menjamin keselamatan masyarakat di jalan raya.
“Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, serta pendekatan humanis. Namun, petugas tidak akan ragu menindak pelanggaran kasat mata yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Turangga 2026, Polres Ende menetapkan sembilan sasaran prioritas, yakni penggunaan knalpot brong, penyalahgunaan sirine, rotator, dan strobo pada kendaraan pribadi, kendaraan over dimension dan over load (ODOL), travel gelap, berkendara di bawah pengaruh alkohol, pelanggaran spesifikasi teknis seperti TNKB tidak sesuai, kendaraan penumpang yang tidak layak jalan, pengendara sepeda motor tanpa helm, serta kendaraan truk yang tidak sesuai standar pabrikan.
Kompol Ahmad juga mengungkapkan data evaluasi tahun 2025 yang menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda NTT masih tergolong tinggi, mencapai 1.897 kejadian.
Menurutnya, kondisi kendaraan yang tidak layak, kurangnya perawatan, serta infrastruktur jalan yang rusak menjadi faktor utama yang perlu mendapat perhatian serius.
“Melalui operasi ini, kami menargetkan penurunan angka fatalitas korban kecelakaan secara signifikan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujarnya.
Upacara gelar pasukan turut dihadiri oleh unsur TNI dan instansi terkait, di antaranya Lanal Ende, Subdenpom, Pos AU, Kodim 1602, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Jasa Raharja. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
Di akhir amanatnya, Kompol Ahmad berpesan kepada seluruh personel agar menjaga citra Polri dan selalu mengedepankan sikap humanis dalam bertugas.
“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan hindari pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.***(NP/Efrid Bata)




Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.