![]() |
| Kapal Pesiar berbendera Australia, MV Coral Geographer, berlabuh di Pelabuhan Ende–Ippi (Foto : Humas Pelindo Ende) |
Ende - Nusapagi.com || Kepercayaan dunia internasional terhadap pariwisata Kabupaten Ende terus menguat. Hal itu ditandai dengan kembalinya kapal pesiar berbendera Australia, MV Coral Geographer, yang berlabuh di Pelabuhan Ende–Ippi, Jumat (6/2/2026) pagi, membawa sekitar 100 wisatawan mancanegara.
Kunjungan ulang kapal pesiar berbobot 5.602 Gross Tonnage (GT) tersebut menjadi sinyal positif bahwa Ende dinilai layak, aman, dan siap sebagai destinasi persinggahan wisata bahari internasional. Kehadiran wisatawan asing di awal 2026 ini sekaligus menegaskan posisi Ende yang semakin diperhitungkan dalam jalur pelayaran wisata kawasan Indonesia Timur.
Para wisatawan dijadwalkan mengikuti sejumlah paket tur unggulan, dengan Danau Kelimutu sebagai destinasi utama. Ikon wisata alam Ende yang terkenal dengan fenomena tiga warna danau ini terus menjadi magnet kuat bagi wisatawan dunia, sekaligus penggerak utama sektor pariwisata daerah.
![]() |
| GM. Pelindo Ende, Jumhari Nasrun bersama Kapten Kapal MV Coral Geographer (Foto : Humas Pelindo Ende) |
General Manager Pelabuhan Ende–Ippi, Jumhari Nasrun, menyebut kunjungan kapal pesiar internasional mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan operator kapal dan wisatawan asing terhadap kesiapan pelabuhan serta destinasi wisata di Ende.
“Kapal pesiar yang kembali datang menunjukkan bahwa Ende memiliki standar pelayanan yang baik. Ini menjadi peluang besar bagi daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata,” ujarnya.
Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Pelabuhan Ende–Ippi terus melakukan peningkatan fasilitas dan kualitas layanan. Pembenahan tersebut mencakup aspek keamanan, keselamatan, serta kenyamanan kapal dan penumpang selama berada di wilayah pelabuhan.
Lebih dari sekadar kunjungan wisata, kedatangan MV Coral Geographer juga membawa efek domino bagi ekonomi lokal. Sektor transportasi, pemandu wisata, pelaku UMKM, hingga masyarakat sekitar destinasi turut merasakan dampak langsung dari aktivitas wisatawan mancanegara.
Sinergi antara Pelindo, pemerintah daerah, KSOP, serta masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan kunjungan kapal pesiar internasional ke Ende. Kolaborasi ini memperkuat citra Ende sebagai gerbang wisata bahari dan budaya yang siap bersaing di tingkat global.
Kembalinya MV Coral Geographer di awal 2026 menjadi optimisme baru bagi pariwisata Ende. Dengan kesiapan pelabuhan dan kekayaan destinasi yang dimiliki, Ende terus melangkah mantap sebagai salah satu titik penting pariwisata bahari Indonesia Timur.***(NP/Efrid Bata)



Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.