Advertisement
Scroll Keatas Untuk Lanjutkan Membaca
BREAKING NEWS

FPUI Kabupaten Ende Salurkan 130 Sak Semen untuk Korban Banjir Rob di Paupanda

   
FPUI Kabupaten Ende Salurkan 130 Sak Semen untuk Korban Banjir Rob di Paupanda

FPUI Kabupaten Ende Salurkan 130 Sak Semen untuk Korban Banjir Rob di Paupanda

FPUI Kabupaten Ende Salurkan 130 Sak Semen untuk Korban Banjir Rob di Paupanda
Forum Persaudaraan Umat Islam (FPUI) Kabupaten Ende Serahkan Bantuan Material Semen Kepada Warga yang terdampak Banjir Rob di Paupanda Ende (Foto : NP/EB) 


Ende - Nusapagi.com || Forum Persaudaraan Umat Islam (FPUI) Kabupaten Ende menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak banjir rob dan abrasi di Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan, dengan menyalurkan bantuan material berupa semen pada Jumat (30/1/2026).


Penyerahan bantuan dihadiri jajaran pengurus FPUI Kabupaten Ende, antara lain Ketua Harian Sudrasman Arifin Nuh, Wakil Ketua Zulkinanar, dan Sekretaris Mursalim Abdul Syukur.

Ketua Umum FPUI Kabupaten Ende, Haji Harfan melalui Ketua Harian Sudrasman mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud empati FPUI kepada 20 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir rob yang terjadi pada Minggu malam (25/1) sekitar pukul 21.00 WITA.

“Kami menyerahkan total 130 sak semen, terdiri dari 120 dari berasa l dari internal FPUI dan 10 sak donasi dari Toko Anggrek. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dalam memperbaiki hunian mereka,” ujar Sudrasman.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para donatur yang telah ikhlas memberikan donasi sehingga bantuan berupa semen dapat direalisasikan.

"Kami berharap adanya intervensi lebih lanjut dari pemerintah daerah untuk penanganan yang lebih maksimal bagi keluarga terdampak,"pintanya.

Sementara itu, Lurah Paupanda, Abdul Kadir, menyampaikan terima kasih atas kepedulian FPUI Kabupaten Ende terhadap warganya.

Berdasarkan data kelurahan, dari 20 rumah yang terdampak, delapan rumah mengalami rusak parah dan 12 rumah rusak ringan.

“Sebagian warga yang rumahnya rusak parah mengungsi ke rumah keluarga, sementara ada juga yang masih bertahan,” ungkap Abdul Kadir.

Ia menuturkan, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda sebelumnya telah meninjau langsung lokasi bencana.

"Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan dan perlengkapan tidur," imbuhnya.

Ia menambahkan untuk penanganan sementara, personel Polri dari Brimob Ende bersama masyarakat bergotong royong memasang tanggul darurat menggunakan karung jumbo berisi pasir di sepanjang pantai.

"Ke depan, Abdul Kadir menekankan perlunya pembangunan tembok penahan abrasi sepanjang 500 meter agar warga dapat merasa lebih aman," tandasnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga berencana memberikan bantuan dana sebesar Rp. 35 juta per kepala keluarga bagi delapan KK yang rumahnya rusak parah untuk keperluan relokasi. (NP/Efrid Bata)


Add Comment

Centang kotak Notify Me agar mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.


©2020 — NUSA PAGI